jump to navigation

Zakat Fitrah September 1, 2009

Posted by eljarie in Religion.
trackback

Zakat Fitrah Adalah Zakat yang diwajibkan kepada setiap muslim sebagai santunan kepada orang-orang muslim lainnya yang berhak menerimanya sesuai hukum syar’i, jangka waktunya ketika mulai bulan Ramadhan sampai dengan sebelum dilaksanakannya shalat Idul Fitri sebagai pembersih dari hal-hal yang mengotori puasa.

Kewajiban membayar zakat fitrah bersamaan dengan disyariatkan puasa Ramadhan, yaitu pada tahun kedua Hijriyah. Kewajiban membayar zakat fitrah dibebankan kepada setiap muslim dan muslimah, baligh atau belum, kaya atau tidak, dengan ketentuan bahwa dia masih hidup pada malam hari raya dan memiliki kelebihan dari kebutuhan pokoknya untuk sehari. Zakat fitrah ini dibayarkan maksimal sebelum shalat idul fitri.

Rasulullah SAW telah mewajibkan zakat fitrah sebanyak satu sha’ kurma atau gandum atas orang muslim baik budak dan orang biasa, laki-laki dan wanita, anak-anak dan orang dewasa, Beliau memerintahkan membayar zakat fitrah sebelum berangkat  (ke masjid) untuk shalat idul fitri. (HR Bukhari dan Muslim )

Ada 8 golongan yang berhak menerima zakat fitrah dan zakat harta, yaitu sesui dengan firman Allah SWT :

إِنَّمَا الصَّدَقَاتُ لِلْفُقَرَاء وَالْمَسَاكِينِ وَالْعَامِلِينَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ قُلُوبُهُمْ وَفِي الرِّقَابِ وَالْغَارِمِينَ وَفِي سَبِيلِ اللّهِ وَابْنِ السَّبِيلِ فَرِيضَةً مِّنَ اللّهِ وَاللّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ

Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana. (QS.At-taubah 9: 60)

Delapan  golongan yang berhak menerima zakat sesuai ayat diatas  adalah:

  1. Orang fakir: orang yang amat sengsara hidupnya, tidak mempunyai harta dan tenaga untuk memenuhi penghidupannya.
  2. Orang miskin: orang yang tidak cukup penghidupannya dan dalam keadaan kekurangan .
  3. Pengurus  zakat: orang yang diberi tugas untuk mengumpulkan dan membagikan zakat.
  4. Mu’allaf: orang kafir yang ada harapan masuk islam yang imannya masih lemah.
  5. Memerdekakan budak: mencakup juga untuk melepaskan  Muslim yang ditawan  oleh orang-orang kafir.
  6. Orang berhutang : orang yang berhutang karena untuk kepentingan yang bukan maksiat dan tidak sanggup membayarnya. Adapun orang yang berhutang untuk memelihara persatuan umat islam dibayar hutangnya itu dengan zakat, walaupun ia mampu memebayarnya.
  7. Berjuang dijalan Allah  (sabilillah) : yaitu untuk keperluan pertahanan islam dan kaum muslimin. Diantara mufasirin ada yang berpendapat bahwa fisabilillah itu mencakup juga kepentingan-kepentingn umum seperti mendirikan sekolah, rumah sakit dan lain-lain.
  8. Orang yang sedang dalam perjalanan  yang bukan maksiat mengalami  kesengsaraan  dalam perjalanannya.

Besarnya zakat fitrah adalah 1 sha’ yaitu 2176 gram atau 2,2 kg beras atau makanan pokok. Dalam prakteknya jumlah ini digenapkan  menjadi 2,5 kg, karena untuk kehati-hatian . Hal ini di anggap baik oleh para ulama.

  1. Menurut madzhab Hanafi, diperbolehkan mengeluarkan zakat fitrah dengan uang, jika dianggap lebih bermanfaat bagi mustahik. Waktu mengeluarkan zakat fitrah adalah sejak awal bulan Ramadhan hingga sebelum shalat ‘idul fitri. Jika mengeluarkan zakat fitrah setelah shalat ‘idul fitri maka dianggap sedekah  sunnah. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa mengeluarkan  (zakat fitrah ) sebelum shalat (‘idul fitri) maka zakatnya sah. Baransiapa mengeluarkan  setelah shalat maka dianggap sedekah sunah.” (HR. ibnu Majah)Zakat fitrah boleh dikeluarkan langsung  kepada mustahik atau dibayarkan melalui amil zakat.Amil atau panitia zakat fitrah nboleh membagikan zakat kepada mustahik setelah shalat ‘idul fitri.Jika terjadi perbedaan Hari Raya, maka panitia zakat fitrah yang berhari raya  terlebih dahulu  tidak boleh menerima zakat fitrah setelah mereka mengerjakan shalat ‘idul fitri.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: